{"id":599,"date":"2011-07-29T09:00:52","date_gmt":"2011-07-29T02:00:52","guid":{"rendered":"http:\/\/www.duaransel.com\/?p=599"},"modified":"2014-05-22T01:00:28","modified_gmt":"2014-05-21T18:00:28","slug":"kartu-pos-duaransel-11-southern-alps-and-mount-cook-new-zealand","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.duaransel.com\/oseania\/selandia-baru\/kartu-pos-duaransel-11-southern-alps-and-mount-cook-new-zealand\/","title":{"rendered":"Kartu Pos DuaRansel 11: Southern Alps and Mount Cook (New Zealand)"},"content":{"rendered":"

Dear all!<\/p>\n

Sudah lebih dari 1 bulan sejak kami mengirimkan Kartu Pos DuaRansel kami yang terakhir dari Maroko<\/a>. Program ini beristirahat sementara karena satu bulan terakhir kami berada di Indonesia<\/a>, sehingga komitmen “mancanegara<\/a>“nya tidak bisa terpenuhi. Besok lusa kami akan meninggalkan Indonesia lagi<\/a>, jadi kami bersiap menekan kembali tombol “on<\/a>” program ini!<\/p>\n

Ketika kami membaca ulang tumpukan email request pembaca, ternyata tidak semuanya tertarik pada kartu pos. Ada yang lebih tertarik pada foto kami berdua yang bertanda-tangan. Karenanya, dia tidak perlu menunggu besok lusa!<\/p>\n

\"Kartu<\/a><\/p>\n

Penerima Kartu Pos DuaRansel<\/span><\/a> edisi 11 “Southern Alps and Mount Cook (New Zealand)” adalah:<\/strong><\/span><\/p>\n

Junetto Amarey dari Bekasi!<\/strong><\/p>\n

Selamat Junetto, sepucuk foto bertanda-tangan telah kami layangkan!<\/p>\n

Surat heboh dari Junetto untuk DuaRansel:<\/span><\/strong><\/p>\n

IRI abisssssssssssss, INI CITA-CITAKU BISA HIDUP KYA GINI, hahahahahhahah<\/em><\/p>\n

sumpah pertama kali saya mengenal blog ini krn mampir disalah satu acount facebook majalah info backpacker, sempet ga percaya udh kya di film2 abis. soalnya kebanyakan yg saya tahu orang2 keliling dunia itu pasti pake kendaraan kebanyakan, kya speda, mobil, kapal layar,<\/em><\/p>\n

saya suka sekali dengan tips<\/a> backpackernya jadi tau apa aja sich yg hrs dibawa<\/a>, secara klo saya jalan tas pasti penuh<\/a> dengan barang, yg pada akhirnya ga ke pake, thanks buat infonya mba, hehehehhe<\/em><\/p>\n

masih IRI dengan mba dina dan suami hiks hiks, sampe penasaran apaan sich kerjaannya<\/a>, pengen dunk kerja kya suami mba dina,
\nsaya juga punya cita-cita tapi tidak sebesar mba dina yg around the world, pengen banget keliling indonesia secara backpacker klo ngga punya mobil RC hidup dijalanan kemana aja bebas, heheheh<\/em><\/p>\n

kartu posnya apa aja dech mba dina (ngarep dikirim), hehehehhe<\/em><\/p>\n

tapi klo boleh minta boleh ga minta foto mba dina dan suami beserta tanda tangannya? dengan background tempat wisata yg menurut mba ga akan berubah untuk jangka waktu yg lama, siapa tau aku juga bisa berdiri disana dan ngirim balik suatu saat nanti,<\/em><\/p>\n

thanks mba untuk kesempatannya dan tipsnya yah,
\nhati-hati dijalan, ditunggu postingan selanjutnya…<\/em><\/p>\n

satu pertanyaan lg mba mohon maaf penasaran bngt soalnya,
\nada ga sich selain
indomie<\/a> brand asal indonesia yg terkenal disana, apa aja dech, hehehehe<\/em><\/p>\n

* * * * *<\/strong><\/p>\n

Sekilas tentang Southern Alps of New Zealand
\n<\/strong><\/span><\/p>\n

Foto ini diambil di Pegunungan Alpen Selatan, Selandia Baru<\/a> yang puncak-puncaknya tertutup oleh salju abadi. Puncak tertinggi di Selandia Baru, Mount Cook (3754 meter), tampak di latar belakang. Kami biasanya cukup hemat dan pelit dalam berwisata, namun kali ini kami merelakan sejumlah uang untuk naik helikopter, untuk menikmati keindahan Southern Alps ini beserta sebuah glasiernya bernama Fox dari atas. Pemandangannya memang luar biasa sekali, dan kami diberi kesempatan untuk menapakkan kaki di atas salju abadi pegunungan ini. Ahh… semua begitu putih, biru, bersih, dan damai…<\/p>\n

* * * * *<\/strong><\/p>\n

Tentang Kartu Pos DuaRansel:<\/strong><\/span><\/p>\n